Belajar Umroh
Belajar Umroh

Belajar Umroh Yuk! Tata Cara Umroh Lengkap Dengan Keutamaannya

Posted on

Ibadah Umroh

Ibadah Umroh merupakan salah satu dari kegiatan ibadah yang di sunahkan bagi umat islam yang apabila mampu. Umroh hanya dapat dilaksanakan di sekitar/area Masjidil Haram yaitu dengan melakukan banyak rangkaian ibadah yang sudah ditetapkan. Sebagian juga ada yang menjelaskan Umroh secara etimologi merupakan berkunjung, namun sedangkan secara terminology adalah mengunjungi Baitul Haram dengan amalan tertentu.

Belajar Umroh Yuk!
Belajar Umroh Yuk!

Adapun tata cara umroh yang pertama yaitu dengan Niat Ihram dari miqat, kemudian Towaf di Ka’bah, lalu berlari-lari kecil atau sering disebut dengan Sai diantara bukit Shofa Marwah, dan diakhiri dengan Thalul. Umroh bisa dilaksanakan kapanpun, kecualai pada hari arafah yaitu pada tanggal 10 Dzulhijah dan pada hari-hari Tasyrik yaitu pada tanggal 11 samapai 13 Dzulhijah.

Sebagian Ulama ada yang berpendapat bahwa hukum melaksakan Umroh merupakan hal yang wajib atau fardu yaitu kewajiban bagi orang yang belum pernah melaksakan sedangkan dia mampu untuk melaksakanya, namun dengan demikian juga ada dari sebagian ulama yang menjelaskan bahwa ibadah Umroh itu mrupakan hokum yang Sunnah mu’akad.

Disebuah Hadist yang di riwayatkan oleh seorang Ulam’a yang bernama Imam Muslim yang menjelaskan bahwa apabila ada orang yang melaksanakan ibadah umroh pada bulan Ramadhan nilainya atau pahalanya sama dengan orang yang sedang melaksanakan ibadah Haji. Adapun syarat-syarat bagi orang yang ingin melaksakan ibadah umroh sebagai berikut:

  • Beragama Islam
  • Sudah keadaan Baligh
  • Dalam keadan merdeka yang berarti bukan dalam keadaan sebagai Budak
  • Mampu baik dalam baiya yang cukup, kesehatan, pengetahuan tentang tata cara umroh, dan bisa mencukupi nafkah untuk keluaraga yang ada dirumah atau ditinggalkan baik ketika sedang melaksakan Ibadah Umroh maupun sdenag melaksakan Ibadah Haji.

Sebagai umat muslim, sudah bukan rahasia umum bila kita mendengar istilah umroh, banyak sekali umat muslim yang melaksanakan umroh tiap tahunya, mulai dari negara timur samapai barat, terutama indonesia, yang mayoritas penduduknya adalah umat muslim, bahkan indonesia mendapatkan peringkat negara dengan penduduk umat muslim terbesar di dunia.

Di samping mendapatkan peringkat umat muslim terbanyak di dunia, indonesia juga tergolong sebagai negara yang paling banyak memberangkatkan haji atau umrah ke tanah suci mekkah al mukaromah. Dengan banyaknya peminat umroh di indonesia, maka banyak sekali penyedia layanan travel ke mekah terutama bagi perusahaan swasta, dengan ada dan makin banyaknya perusahaan swasta yang menyediakan pelayanan traveling maka, makin bertambah pula jamaah yang ingin pergi umroh.

Pelayanan travel juga tak hanya memberikan layanan pemberangkatan saja, namun juga memberikan layanan tuntunan umroh. Hal ini di karenakan agar memberikan kemudahan bagi calon jamaah yang hendak umroh. Bahkan ada yang sampai mengantar dan membantu prosesesi umrah, seperti orang yang telah menginjak lansia,  demi memberikan layanan yang maksimal, biasanya para jamaah lansia yang keadaan fisiknya telah lemah, di dorong menggunakan kursi roda agar prosesi umroh dapat berjalan dengan lancar.

Sebelum keberangkatan umroh, para jamah sudah di tuntun dengan baik, bagaimana tata cara umr0h yang benar dan sesuai sunnah rasullullah SAW. Karena dengan tuntunan yang benar dan sesuai dengan yang di ajarkan rasulullah SAW, maka umrah pun akan menjadi sempurna dan barokah. Sungguh besar sekali nikmat yang di berikan Allah SWT yang telah memudahkan para jamah yang hendak melaksanakan umroh, salah satunya dengan layanan travel ini.

Di samping itu, taukah Aqi dan Uqti apa keutamaan umroh? Yap, banyak sekali keutamaan yang akan kita dapat bila kita mau dan berniat dengan sungguh-sungguh untuk melaksanakan ibadah umroh, apa sajakah keutamaanya, simak berikut ini.

  1. Di hapus dosa di antara umroh yang berikutnya

Mungkin Aqi dan Uqti bingung dengan maksud pada nomer ini, sederhananya begini, bila 7 tahun yang lalu Aqi atau Uqti pergi umrah dan tahun depan di kodar oleh Allah bisa pergi umrah lagi, maka dosa-dosa di antara umroh pertama dan umroh yang ke dua akan di ampuni oleh Allah SWT, sungguh nikmat  sekali karunia dalam sebuah kefadholan atau keutamaan yang di berikan kepada para jamaah yang hendak melaksanakan umroh.

  1. Sarana jihat bagi wanita dan orang lemah

Dahulu di certakan dalam sebuhah riwayat bahwa pada zaman rasulullah, dahulu bagi kaum wanita dan orang lemah yang tidak mampu berjihat ( perang melawan orang kafir ) maka mereka masih dapat merasakan bagaimana rasanya mendapatkan pahala jihat yaitu dengan cara melaksanakan ibadah umroh.

  1. Menghilangkan kefakiran

Banyak sekali contoh yang da di sekitar kita atau bahkan mungkin saudara kita sendiri, coba kita amati, kebanyakan orang yang telah selesai melaksanakan ibadah umroh, rezeki mereka akan bertambah lancar dan semua biaya yang mereka gunakan untuk umroh akan di ganti oleh Allah SWT, dengan berlipat-lipat ganda, ini adalah bukti bahwa Allah SWT sangat mencintai mereka yang mau andil dalam urusan fisabilillah.

  1. Di kabulkan doa-doanya

Sebagaimana kita tau, bahwa tamu harus di muliakan dan di usahakan untuk di penuhi haknya, hal ini sebagaimana yang di lakukan Allah SWT, Notabenenya seorang jamaah haji atau umroh adalah tamu-tamunya Allah SWT, maka doa-doa atau permintaanya juga akan di kabulkan. Namun juga harus tetap di barengi dengan usaha yang keras, agar doa kita dapat terkabulkan, karena usaha tanpa doa akan sia-sia dan doa tanpa usaha juga akan sia-sia, maka hal yang terbaik adalah mengimbangi usaha dengan doa.

  1. Di catat pahalanya sampai hari kiamat, bila ia wafat ketika umroh

Hal ini berlaku juga bagi orang-orang yang wafat ketika haji dan berihrom ( di tengah pelaksanaa ibadah haji dan umroh ), yaitu di catat pahalanya sampai hari kiamat nanti. Hal ini jelas dan telah di terangkan dalam sebuah riwayat hadis.

Mungkin sebagian dari Aqi dan Uqti juga ada yang masih bingung dengan penjelasan pelaksanaan umroh yang tepat dan sesuai dengan ajaran rasullullah SAW, maka di sini saya juga ingin ikut andil dalam memberikan kemudahan bagi para calon jamah umroh, melalui artikel yang saya tuliskan ini, yaitu tata cara pelaksanaan ibadah umroh. Langsung saja simak di bawah ini.

Sesuai sunnah yang di ajarkan oleh rasulullah SAW, sebenarnya pelaksanaanya cukup simpel yaitu, Niat & Berpakaian Ihram, Tawaf, Sa’i, dan terakhir Tahallul. Semua rangkaian tersebut harus dilaksanakan berurutan ( tertib ).

Dan berikut adalah rangkain tata cara atau Ruku  Umroh dan juga penjelasannya.

Rangkaian Tata Cara Umroh:

1. Ihrom

Ihrom adalah pakain yang dikenakan ketika Umroh. Pakain Ihrom merupakan pakaian yang wajib dikenakan untuk memulai segala aktivitas ketika sedang melaksanakan Umroh, Berpakain Ihrom yaitu memakai kain putih yang dipakai dengan menutupi aurot ketika sudah mengambil niat Umroh di Miqot. Untuk laki-laki tidaka diperbolehkan menggunakan bahan yang ada jahitannya dan juga penutup kepala. Sedangkan untuk permpuan, boleh menggunakan mukena, tetapi tidak diperbolehkan menutpi pada telapak tangan dan juga area wajah. Sebelum mengenakan pakaian Ihrom dianjurkan untuk mandi junub dan juga menggunakan wangi-wangian bagi orang yang umroh.

2. Towaf

Tawaf merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap orang-orang yang sedang melaksanakan ibadah umroh. Kegiatan twaf yaitu mengitari/memutari Ka’bah ssebanyak 7 kali putaran.

Towaf diawali dari Hajar Aswad, yaitu lebih tepatnya lagi berada disebelah kanan yang terdapat lampu berwarna hijau yang menjadi sebagai batas tanda dimulainya towaf. Setelah siap dengan hadapan menghadap ke Ka’bah sambil melambaikan tangan kemudian mengucapkan “Bismillah, Allahu Akbar”. Syarat syahnya Towaf yaitu dengan keadaan suci dari najis, baik dari hadas kecil maupun hadas besar, dan posisi Ka’bah berada disebelah kiri.

Disepanjang Towaf memperbanyaklah dzikir dan juga membaca doa yaitu bebas berdoa apa saja sesuai dengan keperluan dan kepentingannya masing-masing. Setelah selesai melakukan Towaf  dianjurkan supaya sholat Sunnah dua roka’at dibelakangnya Maqam Nabi Ibrohim. Namun bukan berarti menyolati tempat pemakamannya Nabi Ibrohim melainkan yaitu tempst berdirinya Nabi Ibrohim, lalu setelah itu dilanjutkan dengan meminum Air Zam-Zam.

3. Sa’i

Sa’i termasuk rukun Umroh yang dalam berarti wajib dilakukan. Praktek Sa’I yaitu dengan melakukan lari kecil diantara Bukit Shofa dan Marwah sebanyak 7 kali putaran. Sa’i merupkan napak tilas untuk mencari tahu darimana sumber air Zam Zam yaitu pada zaman Nabi Ibrohim, yang mana dahulu ibu dari Nabi Ismail AS yang bernama Siti Hajar yang harus berlarian di bukit Shofa dan Marwah untuk mencari air minum untuk putranya, kemudian Nabi Ismail mengentakan kakinya ke tanah dan tanah itu tiba-tiba mengeluarkan sumber mata iar yang diberi nama dengan nama air Zam Zam.

Dan sampai sekarang sumber air Zam Zam selalu mengalir dengan deras dan tidak pernah kering walupun disetiap harinya ada jutaan orang dari jamaah Haji dan Umroh yang meminumnya. Berdasarkan riset air Zam Zam merupakan mata air yang paling bai yang ada di dunia. Praktek melakukan Sa’i itu dimulai dai Bukit Shofa dan berakhir di bukit Marwah. Hitungan putaran Sa/i yaitu dilakukan dari bukit Shofa ke bukit Marwah dihitung 1 kali, dan dilanjutkan dari bukit Marwah ke bukit Shofa dihitung 2, begitu juga sampai seterusnya sampai hitungan yang ke 7 yang berakhir di bukit marwah.

4. Tahalul

Tahalul adalah mencukur atau memotong beberapa helai rambut yang wajib dilaksanakan oleh leki-laki, ini akan menjadi puncak akhir dari ibadah selama berada di tanah suci. Meskipun bisa memotong/mencukur rambutnya sendiri, namun anda diharuskan meminta orang lain atau biasanya dsana sudah disiapkan tukang cukur untuk memtong/mencukur rambut Anda. Anda boleh mencukur sebagian saja yang berarti tidak botak plontos dan diperbolehkan juga dicukur sampai semuanya yang berarti botak plontos, tetapi yang paling baik dan lebih pahalanya adlah dngan memotongnya sampai habis.

Berikut adalah larangan selama melaksakan Umroh:

  • Tidak boleh mencabut dan motong rambut, mengaruk sampai kulit terkelupas, dan meotong kuku
  • Tidak boleh memakai wangi-wangian/parfum
  • Tidak boleh bertengkar
  • Tidak boleh melakukan hubungan suami istri
  • Tidak boleh bermesraan
  • Tidak boleh marah dengan mengatakan hal yang kotor
  • Tidak boleh menikah dan menikahkan
  • Tidak boleh berburu atau membunuh binatang kecuali mengancam.

Semua rangkaian tersebut harus dilakukan secara tertib, dan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku, Anda tidak boleh ditambah atau dikurangi dari semua rangkaian itu. Setelah melakukan Umroh Anda bisa mengambil pelajran dari sejarah yang menjadi lebih real bagi yang bisa mengerjakannya, Anda bisa mendatangi langsung tempat-tempat yang dijadikan sebagai tempat berkembanya islam untuk pertamakalinya, Anda juga bisa mendatangi museum – museum yang ada disan untuk mengetahui benda-benda zaman dahulu saat masih ciperkembangannya Islam.

Terdapt beberapa filosofi dan sejarah didalam praktek preaktek saat melaksanakan umroh, diantaranya adalah:

  • Pakaian Ihrom yang dipakai menandakan kesederhanaan dan kesucian dari hati dan juga jiwa. Pakaian Ihrom juga menndakan bahwa tidaka ada unsur kesombongan didalamnya.
  • Saat mengeerkan Thowaf ada pembelajarannya, yaitu mengenai alam semsta yang senantiasa berputar dengan bilangan tujuh sebagai symbol tujuh dari hitungan hari, lalu juga mengenau tujuh lapis Bumi dan Langit, kemudian juga mengenai adanya tujuh Surga dan tujuh neraka untuk semua umat.
  • Sa’i melambangkan tentang kasih saying seorang ibu kepada anaknya yang mana kali itu Siti Hajar sebagai ibu dari Nabi Ismail, yang berlari diantara bukit Shofa dan Marwah sebanyak tujuh kali hanya untuk mencari air untuk anaknya yang sedang kehausan.
  • Beberapa tempat yang ada disekitar Mekkah dan Madinah menjadi saksi bisu diperkembangannya agama islam yang semakin memperkuat keimanan dan juga ketaqwaan, karena kira bisa menyaksikan sendiri tempat tersebut, bahwa tempat tersebut memang benar-benar ada dan juga bisa menyaksikan symbol islam di masa lampau.

Tata Cara Ibadah Umroh ( Bila di mulai dari madinah )

     1.  Menuju Bir Ali ( Miqot ) tempat ini adalah tempat di mana kita memulai untuk berniat dan memakai pakaian ihrom.

  • Niat umroh

doa niat umroh

  • Sejak aqi dan uqti telah memakai pakaian ihrom, maka ada hal-hal yang di larang yaitu tidak boleh bersetubuh, pakai peci, pakai pakaian selain ihrom, pakai odol ( pasta gigi ), pakai sabun dan pakai wangi-wangian.
  • Di sepanjang perjalanan Aqi dan Uqti menuju mekah, maka usahakan untuk membaca kalimat talbiyah sebanyak-banyaknya. Ini doanya.

Doa talbiyah

     2.  Rukun umroh yaitu #1 yaitu Thawaf mengelilingi kabah sebanyak 7 kali putaran.

  • Putaran 1-3 berlari-lari kecil.
  • Putaran 4-7 berjalan biasa.
  • Tempat ( START ) di mulanya thawaf adalah garis lurus ( Tapi aslinya tidak ada garisnya ) antara pintu kabah dan tanda lampu hijau yang di taruh di sisi masjid.
  • Pada saat di batas ini kita harus melihat kabah sambil melambaikan tangan 3 kali, sambil mengucapkan “ Bismillah, Allahuakbar “.
  • Di sepanjang thawaf kita juga harus membaca doa, namun agar lebih mudah, kita baca saja doa sapu jagad. Ini doanya.

sapu jagad

  • Melaksanakan sholat di depan makom Ibrahim ( tempat berdirinya Nabi Ibrahim AS ).
  • Minum air zam-zam ( Sebelumnya berdoalah terlebih dahulu ).

     3.  Rukun Umrah #2 yaitu Sa’i di antara bukit shofa dan marwa, bolak-balik sebanyak 7 kali.

  • Cara menghitungnya, dari shofa ke marwa 1, marwa ke shofa 2, dan seterusnya, lalu akan berakhir di marwa.
  • Ketika melaksanakan sa’i kita menggunakan langkah biasa yaitu berjalan, namun bila telah sampai di batas dua lampu hijau, maka kita harus berlari-lari kecil ( ngincek ).

     4.  Rukun umrah #3 yaitu Tahallul ( Cukur rambut ).

Boleh mencukur sebagian sebagai tanda telah selesai umroh ( biasa di lakukan ketika thawaf terakhir yaitu di marwa). Namun akan lebih afdhol bila di cukur semua, biasanya para jamaah haji mencukur habis rambutnya ketika keluar dari masjid lalu bertemu dengan tukang cukur. Dan prosesi umroh telah selesai.

Demikian penjelasan tentang umroh, mulai dari hukumnya, syarat-syaratnya, rukun dan wajib umroh ditambah dengan cara dan tahapan saat melaksanakan ibadah umroh, semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *